Minggu, 20 Januari 2019

ACARA MUSIK PONTIANAK DI AKHIR BULAN JANUARI SAMPAI FEBRUARI 2019

Kolektif Taman adalah sekumpulan muda - mudi yang biasa nongkrong di Tamanese Cafe. Dengan sangat cerdas mereka memanfaatkan segala sarana dan prasarana yang mereka punya untuk kemudian mengubah aktivitas ngumpul belaka menjadi berbagai acara yang melingkupi berbagai ruang lingkup kesenian.

Pada tanggal 26 Januari 2019 akan ada pemutaran video dokumenter mengenai seni tattoo dalam kehidupan suku dayak iban. Dan tentu saja, apalah artinya sekumpulan anak muda tanpa hingar bingar musik. Acara akan dimeriahkan oleh berbagai penampil seperti Ampat talino , Bakau , Merah Jingga , Genovantry , Art of Borneo. Jangan lupa datang, pada tanggal 26 Januari 2019, mulai dari jam dua siang sampai jam 10 malam di Tamanese Cafe.





















Mendapatkan info bahwa dua band punkrock asal Pontianak akan mengadakan acara spesial untuk memperkenalkan dan menyambut kelahiran karyanya masing - masing. 

SKEPTIKAL akan berpesta dalam rangka rilis EP pertama mereka yang berjudul Tegangan Tinggi.

PISTOL FOR MOMS akan berpesta dalam rangka rilis single terbaru mereka yang keren banget (kita sudah dapat kesempatan untuk mendengarkannya duluan).






















Salah satu Cafe yang cukup gaul di kota Pontianak menghadirkan pertunjukan malam minggu yang spesial pada tanggal 9 Februari 2019 nanti. Untuk pertama kalinya SORE akan datang jauh - jauh dari ibukota dan menyapa teman - teman di Pontianak.

Tidak kalah seru dari itu akan ada dua band dari Pontianak dan Singkawang yang juga tampil. Tiberias band synth pop(??) yang cukup aktif dalam berbagai panggung di kota Pontianak selama 2/3 tahun terakhir. Dan juga After September, teman - teman dari kota Singkawang yang akan menghangatkan telinga serta hati penonton dengan alunan nada dan musik yang indah dari mereka.

Sabtu, 17 November 2018

WEIRDOS mengeluarkan lagu bernuansa Pop Galau

WEIRDOS adalah sebuah band rock dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Melalui kendaraan perang bernama Sonic Fuzz Records mereka mengeluarkan sebuah karya lagu berjudul Feel Like A Stranger. Sebuah lagu buah dari curhatan Afif(vokal/gitar) yang merasa asing ditengah kerumunan yang tidak dia kenal. Curhatan itu berhasil membuahkan sebuah lagu yang lebih kalem jika dibandingkan dua buah single Weirdos sebelumnya. Seakan - akan lelah berteriak marah, nuansa lagu tembang kenangan bisa kalian rasakan di lagu ini. “Lagu ini diciptakan untuk semua orang yang pernah mengalami situasi asing ini. Semua orang pasti pernah. Dan saya yakin, semua orang pasti kena sama lagu ini. Lagu ini diciptakan untuk menjadi sahabat mereka saat kesepian dan sendirian,” terang Afif.



Weirdos direncakan pada tahun 2014 oleh 2 orang mahasiswa telat wisuda, Afif dan Aswin, di sekre kampus bersama, saat sedang gitaran. Selang berapa waktu, band ini terbentuk setelah tambahan 2 personel, Azwar dan Ari. Maka lahirlah Weirdos di akhir 2014 dengan formasi Afif (Vokal/gitar), Aswin (Drum), Azwar (Bass), dan Ari (Gitar). Nama Weirdos sendiri datang dari mulut Aswin saat latihan kedua mereka, yang langsung disetujui oleh personel lainnya. Pada tahun 2016, band ini merilis 2 single yaitu Plug and Play dan Weirdos di Soundcloud. Namun di tahun ini, kedua lagu tersebut akan dirilis ulang dalam versi remastered. Saat ini Weirdos juga tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan album pertama mereka yang direncakan rampung tahun depan.  


Instagram/ Youtube/ Soundcloud: Weirdos_id
Lihat dan dengarkan Feel Like a Stranger di

Dua Video Baru dari Band Kalimantan Barat


Dennis Legstone adalah band Pop Punk dengan style New Found Glory, The Story  So Far asal dari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Mereka sudah pernah merilis sebuah CD Demo pada event Record Store Day Pontianak 2016 dan juga sebuah CD Ep berjudul Start With Better Day pada tahun 2017. Single "Jadi Milik Ku" ini merupakan pemanasan mereka yang saat ini sedang dalam proses menuju album kedua.




DBHC (Deadly Beat) adalah sebuah band Hardcore Beatdown dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Band ini merupakan band yang sudah sangat lama eksis dan aktif di scene hardcore punk Singkawang. Mereka sudah merilis sebuah CD Ep pada tahun 2017/2016 dan beberapa waktu belakangan cukup produktif merilis video - video di channel YouTube mereka.

Kamis, 08 November 2018

FVRQAN Menyuarakan Isu Konflik Ras melalui SUNYATA


FVRQAN adalah seorang MC asal Kalimantan Barat dimana sebelumnya telah meluncurkan album "ANTIPATI" sebagai buah kolaborasi antara Hip-Hop dan Penyair,dan kali ini ia telah mengeluarkan single baru berjudul "SUNYATA" yang menceritakan pembantaian etnis tionghoa yang ada di kalimantan saat rezim Soeharto. Kondisi kehidupan antar etnis yang diadu domba dan diatur untuk saling membunuh oleh kekuasaan negara melalui aparat sebagai moncong penindasannya. Situasi saling membunuh, saling membenci yang sengaja diciptakan demi memecah belah rakyat dan melanggengkan kekuasaan penindasan. Miris memang! Identitas alami manusia (suku, ras) bisa dipolitisasi untuk kepentingan tertentu. Bukankah hal seperti ini juga familiar bagi kita sekarang?


FVRQAN adalah seorang MC asal Kalimantan Barat dan kini tengah berdomisili di Yogyakarta. Karya – karyanya mencerminkan amarah, kepedihan yang terjadi dari segala ketidakadilan yang terjadi di bumi Kalimantan. Karya – karyanya bisa dinikmati melalui akun media sosial seperti YouTube dan Soundcloud.



Lirik :
Mengingat kembali suara tembakan di ujung desa
Terekam dalam retina
Tentang seorang ibu yang bergenang darah di perbatasan malaysia
Yang jatuh ke tanah setelah bunyi senapan menggema di udara
Lalu seorang paman berjalan perlahan merangkak dalam genangan darah
Karena dianggap bagian dari si merah
Sehingga lumuran darah adalah syarat untuk melewati pos-pos tentara
Yang setengah redup terekam dalam retina
Tanyakan mengapa!
Setiap etnis Tionghoa yang ada
Seolah hal biasa bagi genosida
Tanyakan mengapa!
Dimana singkawang dan pontianak adalah jalur pelarian yang tersisa
Bagi tiap nyawa yang mencari kebebasan untuk menghirup udara
Tanyakan mengapa!
Dimana malam terakhir bagi sisa kehidupan mereka
Adalah lembar yang sengaja dihapus dalam sejarah
Sehingga cahaya merah di malam-malam terakhir kehidupan
Menjelma sebagai doa-doa yang mengkutuk zaman
Menjelma sebagai karavan
Dari tiap pembantaian yang meludahi harapan
Kawan!
Tiap sayatan yang ada di dada para korban
Adalah bagian dari propaganda angkatan darat dalam merancang peradaban
Dengan balutan konflik antar-etnis yang ada di Kalimantan
Sehingga setiap tulisan ini adalah kontra kebisuan
Bagi hening dan nada-nada bimbang yang menjelma sebagai malam pembantaian
Sehingga setiap tubuh yang memenuhi lobang pembantaian
Hanya menjadi pelapis statistik yang meludahi zaman
Kuingat kembali seorang ayah yang disayat dari kerongkongan hingga ke selangkangan
Yang membuat kaki,badan dan tangan
Terpisah disaksikan tengkawang yang diam dan tak beralasan
Sehingga cahaya merah di malam-malam terakhir kehidupan
Menjelma sebagai doa-doa yang mengkutuk zaman
Menjelma sebagai karavan
Dari tiap pembantaian
Yang meludahi harapan
Yang meludahi harapan,dari tiap pembantaian!
(Sebuah catatan kaki dari badan dan kepala yang terpisah pasca '65)

FVRQAN – Sunyata :
Diciptakan oleh : Fvrqan
Direkam oleh : Fvrqan

Hubungi FVRQAN di :
YouTube : Furqan